Rangkuman pemrograman berbasis web semester tiga informatika

RANGKUMAN PEMROGRAMAN BERBASIS WEB SEMESTER TIGA INFORMATIKA

POKOK BAHASAN SATU

HTML

HTML adalah (Hypertext Markup Language) sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser internet untuk membuat halaman dan dokumen pada sebuah web yang kemudian dapat diakses dan dibaca layaknya sebuah artikel. Standar minimum elemen HTML adalah:

  • Document Type Declaration (DTD)
  • Head
  • Body

<DTD>

<html>

<head>

            <!—terdiri dari elemen-elemen yang mendeklarasikan konten sebagai pendukung lingkungan seperti title, meta dokumen, CSS, JavaScript -->

</head>

<body>

            <!—terdiri dari elemen-elemen yang diinterpretasikan sebagai tampilan web-->

</body>

</html>

 

Pada perkembangannya, versi HTML yang mulai dipakai saat ini adalah HTML5 ( HTML Versi 5) yang merupakan standar baru pada pemrograman web berbasis HTML. HTML5 menawarkan fitur barn dan kemudahan penggunaan tag-tag html. HTML5 menggantikan versi HTML sebelumnya, HTML 4.01 yang diperkenalkan pada 1999. Sejak saat itu, telah terjadi banyak perubahan pada web. Walaupun HTML5 masih dalam tahap pengembangan, namun browser­browser modern sudah banyak yang mendukung standar HTML baru ini. Untuk tag-tag html versi sebelumnya masih dipakai di modul ini.

 

Fitur Baru HTML5

HTML5 menawarkan banyak fitur yang menarik. Berikut ini adalah beberapa fitur HTML5 yang cukup menarik.

* Tag <canvas> untuk menggambar 2D

* Tag <video> dan <audio>  untuk media playback

* Mendukung penyimpanan lokal

* Tag khusus, <article>, <footer>, <header>, <nav>, <section>

* Kontrol barn pada form, seperti kalender,tanggal, waktu, email, url, dan search

 

Form

Formulir di bentuk dengan menggunakan pasangan tag <form>dan</form>.

Ada 2 atribut yang mengikuti yaitu Actiondan Method

  1. Action menentukan URL yang akan dijalankan dan menerima semua masukan pada formulir.
  2. Method digunakan untuk menentukan bagaimana informasi dikirim ke URL yang disebutkan oleh Action, nilai yang sering digunakan berupa atribut GET dan POST.

 

  • Post membuat informasi dikirim secara terpisah dengan URL.
  • Get membuat informasi dikirim menjadi satu dengan URL.

Bentuk Penulisan sebagai berikut :

<FORM ACTION=” “ METHOD=”POST”>…….</FORM>

 

POKOK BAHASAN DUA

CSS

Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalams ebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemrograman. Untuk saat ini terdapat tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3. CSS1 dikembangkan berpusat pada pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS3 adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam desain website. Kehadiran CSS yang ketiga diharapkan lebih baik dari versi pertama dan kedua.

Penulisan

Saat masuk pada bagian CSS, sering dijumpai kode sebagai berikut:

h1 {

            color: #0789de;

}

Bagian pertama sebelum tanda ‘{}’ dinamakan selector, sedangkan yang diapit oleh ‘{}’ disebut declaration yang terdiri dari dua unsur, yaitu property dan value. Selector dalam pernyataan di atas adalah h1, sedangkan color adalah property, dan #0789de adalah value. Selain itu ada tiga metode penulisan CSS atribut, yaitu:

  • Inline Style Sheet

CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut style=”…”dalam tag HTML tersebut. Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan memengaruhi tag HTML yang lain.

  • Embedded Style Sheet

CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> … </style> di atas tag <body>. Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.

  • External Style Sheet

Menempatkan aturan CSS secara terpisah, style shet external terhubung dengan dokumen melalui elemen head. File style sheet text disimpan menggunakan ekstensi .css.

Syntax CSS

Syntax pada CSS terdiri dari tiga bagian, yaitu selector, property dan value

Selector {property: value}

Bagian selector untuk menentukan pada elemen/tag HTML apa style tersebut diterapkan. Selector dapat berupa nama id elemen atau nama class. Property dapat diisi dengan jenis warna, ukuran, perataan margin dll, sedangkan value diisi dengan nilai property nya, misalnya red untuk warna dll. Setiap akhir penulisan property dan value diakhiri dengan tanda titik koma (semicolon). Tanda ini juga digunakan sebagai pemisah antar satu property dengan property lain.

 

POKOK BAHASAN TIGA

JAVASCRIPT

Javascript adalah bahasa skrip yang ditempel pada kode HTML dan diproses disisi klient. Dengan adanya bahasa ini, kemampuan HTML menjadi semakin luas. Contoh: untuk menvalidasi masukan pada formulir sebelum formulir dikirim ke server.

Struktur Javascript

<script language=”javascript”>

<!—

Penulisanjavascriptkode

//-->

</script>

Keterangan <!--//--> umumnya disertakan dengan tujuan agar sekiranya browser tidak mengenali javascript maka browser akan memperlakukannya sebagai komentar sehingga tidak di tampilkan dijendela browser.

 

Javascript sebagai bahasa berorientasikan objek

Properti

Adalah atibut dari sebuah objek. Contoh: objek mobil mempunyai property warna mobil.

Penulisan:

nama_objek.nama_properti=nilai

window.defaultstatus=”selamat belajar javascript”

 

Metode

Adalah sekumpulan kode yang digunakan untuk melakukan sesuatu tindakan terhadap objek.

Penulisannya:

nama_objek.nama_method(parameter)

document.write(“halo”)

 

Letak javascript dalam HTML

Skrip javascript dalam dokumen HTML dapat diletakkan pada:

  1. Bagian head
  2. Bagian body

 

POKOK BAHASAN EMPAT

PHP

PHP (preprocessor Hypertext) adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja berupa HTML. Untuk membedakan perintah HTML dan PHP digunakan tanda <? … ?>atau<?php … ?>

PHP dapat diaplikasikan dengan berbagai macam database, seperti MySQL, PostgreSQL,, Oracle, dan lannya.

Beberapa script dasar PHP

  • Menampilkan text

Echo”..text…<br>”

<br> : ganti baris

  • Variable
  • Untuk membuat variable diberi tanda dollar ($). Variable berfungsi untuk menyimpan suatu nilai dan dapat berubah-ubah. Penulisan variable yang benar adalah :
  • Karakter pertama tidak boleh berupa angka (harus berupa huruf atau garis bawah)
  • Tidak mengandung spasi
  • Pemakaian huruf capital dan huruf kecil dibedakan Contoh penulisan variable :

$data, $data1, $data_ku

 

PHP dapat anda Download secara free atau cuma-cuma. Kunjungi saja situs www.php.net, dan download versi terbarunya.

 

Pada PHP, ada 3 macam cara penulisan:

  • /*komentar*/

Tulisan apapun yang berada diantara ‘/*’ dan ‘*/’ akan dianggap sebagai komentar. Cara seperti ini sangat berguna dan efisien untuk pemberian komentar yang memakan banyak baris.

  • //komentar

Tulisan di baris yang sama setelah ‘//’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.

  • #komentar

Sama seperti ‘//’, tulisan di baris yang sama setelah ‘#’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.

 

Struktur Kontrol

 

  • Kondisi (condition)

Bentuk if

Perintah IF ini akan menjalankan statement jika kondisinya bernilai benar (True).

If(expr)

statement

 

 

Bentuk if else

Dalam bentuk ini jika ekspresi bernilai benar maka statement_1 akan dijalankan, tetapi jika salah maka statement_2 yang akan dijalankan.

 

if(expr)

            statement_1

else

           

statement_2

                                                             

Atau

 

if(expr){

            statement_1a

            statement_1b

}

else{

            statement_2a

            statement_2b

}

 

Bentuk if – elseif

Bentuk if-elseif ini cocok untuk melakukan pengambilan keputusan yang melibatkan banyak alternative. PHP dapat mengetahui bentuk elseif dan else if.

 

Switch

Pada prinsipnya penggunaan switch hampir sama dengan penggunaan kondisi if – elseif. Dalam penggunaan switch juga disertakan perintah break. Tanpa perintah break semua pernyataan akan dijalankan.

Bentuk pernyataan switch yaitu

 

switch (ekspresi)

{

            case ekspresi_case_1:

            prnyataan;

break;

case ekspresi_case_n :

penyataan_n;

break

default:

pernyataan_default;

}

 

  • Perulangan

While

     Perulangan menggunakan while mempunyai bentuk yang mudah untuk digunakan. Perintah while akan terus diulang selama kondisi berisi TRUE dan akan berhenti jika kondisi berisi FALSE.

 

while   (expr)

statement

 

 

For

Perulangan menggunakan for mempunyai 3 ekspresi

  • Expr1 adalah ekspresi untuk memberikan nilai awal yang akan digunakan untuk perulangan.
  • Expr2 adalah ekspresi untuk memberikan kondisi dalam perulangan. Jika kondisi tersebut bernilai TRUE maka perulangan akan dilanjutkan. Jika kondisi tersebut bernilai FALSE maka perulangan akan berhenti.
  • Expr3 digunakan untuk mengatur nilai variable yang digunakan pada expr1.

 

for (expr1; expr2; expr3)

statement

 

 

do – while

Perulangan menggunakan do – while ini akan berakhir jika ekspresi bernilai FALSE

 

Do {statement }

While (expr)

 

Modularisasi

Modularisasi dalam pemrograman umum dilakukan dan sangat diperlukan untuk mempermudah debugging dan pengembangan program. Modularisasi berarti melakukan perbuatan program berdasarkan modul-modul. Setiap modul dikembangkan untuk tujuan dan fungsi khusus. Modul dibuat secara general, modul dapat berua fungsi atau procedure.

  1. Require

Statement require digunakan untuk membaca nilai variable dan fungsi-fungsi dari sebuah file lain.

Cara penulisan:

Require(namafile);

     Teknik ini cocok untuk membuat template yang memudahkan proses pengembangan aplikasi dengan menggunakan pola tampilan. Missal dalam membuat design web yang dilakukan dengan kerja tim, pola dan gambar-gambar yang dibutuhkan dapat dibuat dengan teknik ini. Statement require ini tidak dapat dimasukkan dalam suatu struktur looping, misalnya while atau for. Karena hanya memperbolehkan pemanggilan file yang sama tersebut hanya sekali saja.

 

  1. Include

Statement include akan menyertakan isi suatu file tertentu. Include dapat diletakkan di dalam suatu looping misalnya dalam statement for atau while. Syntax penulisan:   include(namafile);

 

 

POKOK BAHASAN LIMA

KONEKSI PHP DENGAN MYSQL

Langkah-langkah koneksi PHP-MySQL

  • Membuka koneksi ke server MySQL

mysql_conner

digunakan untuk melakukan uji dan koneksi kepada server database MySQL.

Sintaks :

$conn = mysql_connect (“host”,”username”,”password”);

 

 

$conn                : adalah nama variable penampung status hasil koneksi kepada database.

Host                  : adalah nama host atau alamat server database MySQL.

Username         : adalah nama user yang telah diberi hak untuk dapat mengakses server database

Password           : adalah kata sandi untuk username untuk dapat masuk kedalam database.

  • Memilih database yang akan digunakan di server

mysql_select_db

digunakan untuk melakukan koneksi kepada database yang dalam server yang berhasil dikoneksi dengan perintah mysql_connect().

Sintaks :

$db = mysql_select_db(“’namadatabase”,$conn);

 

$db        : berisi status koneksi kepada database.

$conn    : merupakan koneksi kepada server database yang berhasil.

Nama database : adalah nama database yang akan dikenai proses.

  • Mengambil sebuah query dari sebuah database.

Mysql_query()

Digunakan untuk melakukan eksekusi perintah SQL untuk memanipulasi database yang berhasil dilakukan koneksinya menggunakan mysql-select_db().

Sintaks :

$hasil = mysql_query(“SQL Statement”);

 

$hasil                            : akan berupa record set apabila SQL Statement berupa perintah select.

Contoh SQL Statement : “SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY NIM”

  • Mengambil record dari database
  • mysql_fetch_array()

digunakan untuk melakukan pemrosesan hasil query yang dilakukan dengan perintah mysql_query(), dan memasukkannya kedalam array asosiatif, array numeris atau keduanya.

Sintaks :

$row = mysql_fetch_array($hasil);

$row             : adalah array satu record dari record $hasil yang diproses nomor record sesuai dengan nomor urut dari proses mysql_fetch_array yang sedang dilakukan.

$hasil           : adalah record set yang akan diproses.

  • mysql-fetch_assoc()

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array asosiatif.

Sintaks :

$row = mysql_fetch_assoc($hasil);

 

  • mysql_fetch_row()

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanyasaja array yang dihasilkan hanya array numeris.

Sintaks :

$row = mysql_fetch_row($hasil);

 

  • mysql_num_rows()

Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record yang ada pada databse.

Sintaks :

$row = mysql_num_row($hasil);

 

$jml  : akan memiliki nilai sesuai dengan jumlah record yang ada.

 

 

POKOK BAHASAN ENAM

DESAIN WEB MOBILE DENGAN JQUERY MOBILE

jQuery Mobile adalah framework berbasis jQuery yang memudahkan kita untuk membuat web app untuk mobile. Selain jQuery Mobile sebenarnya banyak framework lain yang dapat digunakan seperti Sencha, jTouch, DHTMLX, Jo, dan lainnya. Kelebihan jQuery adalah :

 

  1. Support banyak platform: Webkit(Android, iOS, Opera, Chrome), Firefox, mobile, Winfows Phone, Blackberry, Bada, Meego.
  2. Berbasis jQuery yang populer.
  3. Penggunanya banyak dan forum aktif

 

jQuery Mobile menyediakan komponen UI widget seperti button, listview, header, dan elemen form dan navigasi. Kode ini dibangun oleh jQuery dan terus dikembangkan oleh pengembangnya secara aktif untuk memperbaiki bug – bug yang ada diaplikasi ini. Banyak fitur yang ditawarkan dalam framework ini termasuk dukungan HTML 5, Ajax-powered navigasi link, dan sentuhan atau navigasi gesekan.

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rangkuman Materi Praktikum Rekayasa Perangkat Lunak Semester 5 Informatika