Rangkuman materi praktikum pemrograman berorientasi obyek semester 5 informatika

 

Modul 1 (Elemen Dasar Java)

Java adalah salah satu bahasa pemograman yang menggunakan paradigma pemograman berorientasi obyek. Java adalah salah satu bahasa pemograman yang tidak tergantung pada operating system (operating system independent), yang sekarang mulai popular dikalangan programmer.

Variabel adalah satuan yang dipakai oleh program sebagai basis untuk penyimpanan data. Penggunaan variable harus terlebih dahulu dideklarasikan nama dan tipenya. Terdapat beberapa tipe variabel seperti int, char, string, double, float, dan lainnya.

Array adalah sekumpulan data yang sama tipenya. Isi array dapat diakses melalui index yang dimulai dari 0 sampai dengan jumlah_elemen_array-i.

Tipe_variabel nama_array[];

Kerangka dasar java, dalam java di bagi - bagi menjadi class - class. Oleh karena itu program dalam java dimulai dengan kata kunci class atau public class.Lihat Contoh Berikut

public class Hello {

            public static void main (String argv []){

            System.out.println ("Hello java programer UMSIDA");

            }

}

Pemberian komentar dalam program adalah penting karena akan memperjelas alur program serta akan memberikan dokumentasi yang jelas.

Pemberian komentar dalam java dapat dilakukan dengan memberikan karakter //.Semua teks setelah // akan dianggap komentar dan diabaikan dalam proses kompilasi sampai dengan garis baru (new line).

 

Modul 2 (Operator, Control Flow dan String)

Operator dan Control Flow adalah jantung dari program Control Flow mempunyai kemampuan untuk mengendalikan jalan dari program. Tanpa Operator dan Control Flow, program tidak akan mampu melakukan banyak hal. Ada beberapa jenis Operator dan Control Flow dalam Java, yaitu:

operator aritmatika seperti + (penjumlahan), - (pengurangan) ,*(perkalian) , / (pembagian) dan % (modulo).

Operator logika seperti && (And), || (OR), dan | (NOT), menghasilkan hasil bolean seperti true atau false.

Operator relasional digunakan untuk membandingkan dua nilai (>, <, >=, <=, !=, ==). Hasil dari perbandingan tersebut adalah data tipe Boolean (true atau false).

Prioritas, Setiap operator mempunyai prioritas sendiri – sendiri, sehingga perhitungan matematika dilakukan sesuai prioritasnya.

Pernyataan if adalah control flow yang paling sederhana Pernyataan ini mengevaluasi suatu ekspresi. Jika ekspresi benar (true) maka blok pernyataan akan dijalankan. Sebaliknya computer akan melompati blok pernyataan tersebut.

Pernyataan if-else mengevaluasi suatu ekspresi. Jika ekspresi benar (true) maka blok pernyataan dijalankan. Sebaliknya computer akan menjalankan blok pernyataan yang lain.

Switch digunakan untuk percabangan (seleksi) lebih dari dua. Ini digunakan untuk menghindari pergunaan if-else yang berlapis-lapis.

Perulangan, dibagi menjadi tiga yakni while, do-while, dan for.

Break and continue, Dalam pengulangan break digunakan untuk mematahkan (mengakhiri) pengulangan secara paksa. Sedangkan continue digunakan untuk melanjutkan pengulangan berikutnya secara paksa dengan mengabaikan perintah dibawah pernyataan continue.

String adalah obyek yang terdiri atas deretan karakter. Tidak seperti array dari karakter, String tidak perlu ditentukan jumlah panjang karakternya. String dapat langsung di inialisasi tanpa kata kunci new.

 

Modul 3 (Class)

Class merupakan cara merakit data-data dan menentukan semua metode yang diperlukan untuk mengakses, menggunakan dan mengubah data-data tersebut. Dalam java class juga bisa dianggap sebagai type dari object.

Setiap class memiliki dua hal utama. Yang pertama adalah yang kita sebut state/atribut/property. State dalam obyek tidak lain adalah nilai dari setiap variable. Bagian yang kedua adalah tool atau method yang menentukan utility yang dimiliki oleh class.

Sintaks  pendeklarasian class dalam java adalah

            modifiers class NamaClass {

                        <class attribute list>

                        <class method list>

            }

modifier menentukan bagaimana class dapat ditangani pada fase development berikutnya. Ada tiga jenis modifier dalam class yaitu public, final, abstract dan friendly.

<class attribute list> adalah daftar semua atribute (variable) dari class ,sedangkan <class method list> adalah daftar semua method (fungsi\operasi) yang bisa dilakukan oleh class tersebut.

Konstruktur adalah method dengan property yang unik dan untuk keperluan inialisasi pada saat obyek diciptakan. Jadi konstruktur digunakan memberikan niali kepada attribute tertentu pada saat obyek diciptakan.

Inheritance (Pewarisan) adalah suatu mekanisme yang memungkinkan satu class mewarisi (memiliki) attribute dan method dari class lain. Mekanisme pewarisan ini diperlukan untuk mengembangkan class-class yang sudah ada tanpa harus membuka source code dari class-class tersebut. Class yang mewarisi disebut subclass sedangkan calss yang diwarisi disebut super class. Pewarisan class dalam java menggunakan sintaks:

modifier<NamaSubClass>extends<NamaSuperCalss> {

}

Kata kunci this adalah referensi yang menunjuk pada obyek aktual. Nilai this ini menunjukkan bahwa obyek yang dimaksud adalah obyek yang sedang aktif itu sendiri.

Overriding method adalah suatu mekanisme pewarisan class di mana subclass mendefinisikan ulang satu atau lebih method (fungsi) yang ada di supper class. Dalam overriding ini subclass bisa mendefinisikan method (fungsi) yang di-override dengan fungsi yang baru sama sekali, atau menambahi method (fungsi) yang di-override yang sudah ada dengan fungsinal-fungsinal yang lain.

 

Modul 4 (Threads)

Property unik dari java adalah bahwa Java memberi suport adanya threads. Threads memperbolehkan kita melakukan banyak hal pada waktu yang bersamaan. Threads adalah komponen java yang memungkinkan kita untuk membuat program yang bersifat multitasking programming. Dengan menggunakan extends Thread, mekanisme Thread dapat di aplikasikan dengan membuat fungsi run ( ). Method yang berhubungan dengan thread

start( )

Mengaktifkan Thread Obyek Thread kemudian akan menjalankan method run( ).

stop( )

Menghentikan Thread yang sedang aktif.

sleep( int delta)

Menunda aktifitas Thread untuk delta millisecond.

 

Modul 5 (Exception)

Eksepsi adalah mekanisme yang memungkinkan program untuk menangkap kondisi-kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan khusus. Eksepsi dapat berupa kesalahan yang terjadi dalam program pada saat run time. Format eksepsi adalah :

Try {

                        // blok program

                        . . . . . .

} catch (EksepsiTipe1 e) {

                        // blok program untuk EksepsiTipe1

                        . . . . . .

}

try menyatakan bahwa dalam blok try dapat terjadi suatu ekspresi dan bila ekspresi terjadi, maka aktifkan program yang berada dalam kelompok (blok) catch sesuai dengan tipe ekspresinya.

Object e dari tipe ekspresi dapat digunakan sebagai referensi penanganan eksepsi aktual.   

finally menyatakan bahwa apapun jenis tipe ekspresinya, maka program dalam blok ini harus tetap dijalankan.

Dengan menangkap eksepsi program tidak langsung berhenti dan melaporkan kesalahan tersebut, melainkan membelokkan dengan program pengaman tertentu.

Pada saat run time, jika java menemukan kesalahan dan melempar pesan ke program. Dengan pesan ini, program akan melakukan suatu aksi tertentu. Mekanisme melempar ini disebut juga sebagai throw, alur program akan dihentikan, kemudian program pengendali (exception handling) akan diaktifkan.

Throw digunakan secara eksplisit untuk membuang sebuah eksepsi.

 

Modul 6 (Java Graphical User Interface)

Graphical User Interface merupakan antar muka grafis yang memfasilitasi interaksi antara pengguna dengan program aplikasi.  Salah satu komponen dalam bahasa pemrograman Java untuk membangun GUI adalah Swing. Komponen ini didefinisikan di dalam paket javax.swing. Swing diturunkan dari Abstract Windowing Toolkit dalam paket java.awt. Hirarki dari komponen Swing adalah :

java.swing.Jcomponent à java.awt.Container  à  java.awt.Component à Java.Lang. Object

JComponent adalah superclass dari semua komponen Swing. Sebagian besar fungsionalitas komponen diturunkan dari superclass ini.

Konstruktor untuk membentuk JFrame adalah JFrame() atau JFrame(String NamaFrame). Salah satu method yang sering digunakan di kelas JFrame adalah setDefaultCloseOperation(int ops). Method ini berfungsi untuk mengatur apa yang akan dilakukan oleh program ketika tombil close di klik.

Untuk mengatur layout dari setiap komponen-komponen GUI yang diletakkan pada container, digunakan layout manager.Setiap pane secara default pasti memiliki layout manager. Jika ingin mengubah layout-nya, gunakan  void setLayout(LayoutManager mgr) Java menyediakan 6 buah class standar yang dapat digunakan sebagai layout manager yang terdapat dalam package java.awt, yaitu FlowLayout , GridLayout , BorderLayout , CardLayout ,GridBagLayout , BoxLayout.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rangkuman Materi Praktikum Rekayasa Perangkat Lunak Semester 5 Informatika